Senin, 22 Mei 2017

Review Kegiatan : Sabuki Munggahan, SERAMBI 20-21 Mei 2017





Alhamdulillah, kegiatan Sabuki Munggahan, SERAMBI : Sebelum Ramadhan Mari Berbagi sudah terlaksana dengan lancar dan sukses. Kegiatan bertempat di Kawasan Perkebunan teh Sukawana, Parongpong, Kab. Bandung Barat , tanggal 20-21 Mei 2017. Terima kasih untuk warga dusun Sukawana, pihak perkebunan, semua kawan-kawan sabuki, kawan-kawan panitia, kawan-kawan komunitas JGB, KPGB, Bandung Hiking, Nalatula, Pendaki Koboi Indonesia dll.

Serta terima kasih sebesar-besarnya untuk pihak yang mendukung kegiatan ini : CT Arsa Foundation, Bougenville Outdoor, Sharikaveil, Wear maker, Sigma Konveksi, Kita Clothes, Jongko Derrul, Ndie Rabbit, Orland dan Homeless Shop. Terima kasih, semoga kegiatan dan bantuannya bermanfaat. 

Review Kegiatan :

Selasa, 09 Mei 2017

Event Sabuki : Sabuki Munggahan, Serambi, Sebelum Ramadhan Mari Berbagi, 20-21 Mei, Sukawana




Marhaban yaa Ramadhan
Assalamualaikum baraya SABUKI

--------------------
Bulan Ramadhan kian dekat kedatangannya. Bagaimana perasaanmu? Sudah persiapkan diri?
Rindu kah dengan Ramadhan yang kian mendekat?
.
Ramadhan yang penuh cinta, dan cinta mengajarkan untuk saling memberi dan berbagi. Maka dari itu, yuk kita sama-sama berbagi dengan apa yang kita punya.
Juga bersilaturahmi untuk memperluas rejeki kita di acara #SabukiMunggahan
.
SERAMBI (Sebelum Ramadhan Mari Berbagi)
.
Acaranya ngapain aja sih?
.

Rabu, 03 Mei 2017

Review Kegiatan : Kunjungan Sabuki Peduli Lansia (Bagian 2)

Setelah sebelumnya kunjungan sabuki peduli bagian pertama telah terlaksana, yaitu ke Mak Isah yang tinggal di daerah Rajawali, Bandung. Kali ini kunjungan sabuki peduli bagian kedua, sabuki mengunjungi  lansia yang berbeda yaitu, Mak Iti (75 tahun) dan Mak Onoh (62 tahun), yang bertempat tinggal di daerah Pasir Wangi, Ujung Berung, Bandung.  Mak Itih dan Mak Onoh adalah ibu dan anak, yang tinggal hanya berdua di rumah yang sederhana dengan satu ruang tamu tanpa kursi, satu kamar dan satu dapur, tanpa memiliki toilet. Untuk Kondisi fisik Mak onoh, masih cukup sehat walaupun memiliki cacat mata di sebelah kirinya, sedangkan Mak Iti kakinya sudah tak kuat berjalan dan menopang beban tubuhnya.




Selasa, 02 Mei 2017

Bincang Sabuki #3, Bersama Gustav Minor Concept



Bincang Sabuki kembali lagi, udah edisi ke-3. Kali ini kita akan berbincang dengan Gustav Minor Concept, salah satu founder dari komunitas satubumikita (sabuki) dan Bougenville Outdoor. Mau tau ngobrol apa aja? Simak aja video ya guys. :)

Simak Bincang sabuki di akun youtube satubumikita bandung, dengan narasumber dan dengan bahasan yang berbeda. Semoga bermanfaat.

Sabtu, 29 April 2017

Review Kegiatan : Touring & Camping Pantai Santolo



Sedikit review kegiatan sabuki pekan kemarin (23-24 April), yaitu sabuki touring dan camping ke Pantai Santolo, Garut. Kegiatan diadakan pada hari minggu dan senin saat libur panjang / long weekend. Di hari H kegiatan, kawan-kawan sabuki sudah berkumpul di Museum Sribaduga, daerah Tegalega Bandung. Jumlah orang yang ikut adalah 18 orang dengan 9 motor. Kami menuju pantai Santolo melalui jalur Pangalengan. 

Rabu, 19 April 2017

Event Sabuki : Touring, Camping, Fishing Santolo Beach, Garut 23-24 April 2017

Halo, Kawan sabuki!




Long Weekend masih bingung mau kemana?? Butuh vitamin sea?? Yuk gabung di event  Komunitas Satubumikita "Sabuki Touring, Camping, & Fishing at Santolo Beach". Yang suka touring rame-rame, yang belum pernah camping di pantai, dan yang mau nyoba mancing di laut.. Cocok banget nih ikut event sabuki satu ini...
----------------------
Catat waktu dan tempatnya, ya.
Hari/Tanggal: Minggu-Senin, 23-24 April 2017,
Keberangkatan: Museum Sribaduga (Tegalega) Pukul 06.00 pagi
----------------------
Yuk langsung hubungi aja CP untuk informasi

WA:081322779676
id line : ceceu2

WA : 085721995566
id line : pidel_sabuki
-----------------------
Siapin motor kalian, kita susuri jalan, sambil menambah teman, dan selamat pulang-pergi ke tujuan..

#satubumikita
#eventsabuki
#sabukitouring

Kamis, 13 April 2017

Pre Order : Official Kemeja Lapangan Komunitas satubumikita



Assalamualaikum baraya....

Melanjutkan hasil dari kopdar dulu, Komunitas satubumikita kali ini  bakal ngeluarin baju kebangsaan lagi nih.

Beberapa tahun kebelakang kita biasanya bikin kaos dengan desain-desain yang oke banget lah. Nah di tahun ini dengan banyaknya saran dari temen2, komunitas satubumikita bakalan bikin kemeja lapangan yang katanya biar kekinian dan keliatan anak komunitas banget...
Untuk design nya bisa di liat2 sendiri di atas.

Berapa harganya sih?? Baraya cukup ngeluarin 150K buat bawa pulang nih kemeja...

Buka PO sampai tanggal 30 APRIL 2017, jangan sampe ketinggalan ya gaes..

Info & Pemesanan japri aja:
Line: @pidel_sabuki
WA: 085721995566 (hendri)

#kemejalapangansabuki
#bajusabuki

Rabu, 12 April 2017

Review Kegiatan : Kunjungan Sabuki Peduli Lansia (Bagian 1)


Mak Isah, Lansia yang hdiup sebatang kara

Laporan dirangkum dari group line satubumikita (penutur Sofie dan laporan keuangan oleh Vera)

Alhamdulillah kemarin kegiatan #SabukiPeduli yang dilaksanakan hari minggu (9/4) berjalan lancar, meski banyak sekali kekurangan. Salah satunya kekurangan personil kaum adam. Karena ada halangan dan rintangan, kaum adam yang tadinya mau pada ikut jadi cancel dadakan. Seperti yang kawan-kawan sabuki tahu, silaturahmi pertama ke Lansia yang berada di daerah Rajawali Sakti, dekat rel ciroyom, Bandung yaitu ke rumah Mak Isah. 

Selasa, 21 Maret 2017

Sabuki Peduli Lansia, Open Donasi : 21 Maret - 07 April 2017



Halo, Baraya Sabuki!
Kumaha, damang?

Semoga Baraya selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang melimpah, ya. Aamiin ya Allah. Tapi, di luar sana, ternyata ada orang-orang yang enggak seberuntung kita yang diberikan kesehatan dan rezeki yang melimpah, loh. Ada orang-orang yang bahkan untuk makan besok saja mereka enggak mampu. Bukan hanya karena tidak ada uang, namun karena fisiknya sudah tidak sanggup untuk bekerja mengumpulkan rupiah.

Senin, 06 Maret 2017

Trip Balik Kanan : Bagian 2


Oleh : Dya Iganov

Curug Caweni
Curug Caweni
Kegagalan pertama ke Curug Caweni pada Januari 2013 karena keterbatasan waktu dan kesulitan kami mencari jalur. Kami kesulitan mencari jalur karena memang belum ada satupun dari kami yang pernah melewati jalur Nyalindung – Cidolog. Kegagalan kedua pada April 2014 karena kami tidak sengaja menabrak ayam milik warga di Cidolog. Meskipun ayamnya tidak mati, tapi kami cukup trauma untuk kembali ke daerah Cidolog. Barulah pada kesempatan ketiga, November 2014, saya dan beberapa teman berhasil mengunjungi Curug Caweni, hanya saja pada waktu itu airnya masih kering total.

Karena masih penasaran, pertengahan Desember 2014, saya dan satu orang teman kembali lagi ke Curug Caweni. Kali ini bisa dibilang sedikit berhasil. Air di Curug Caweni sudah mulai bertambah, meskipun masih belum mencapai volume maksimalnya. Setidaknya rasa penasaran saya dengan Curug Caweni terbayar.

Kamis, 02 Maret 2017

Trip Balik Kanan : Bagian 1

Oleh : Dya Iganov

Perjalanan ke suatu tempat, apalagi tempat yang masih sangat minim informasi, menjadi suatu tantangan sendiri untuk saya. Banyak kendala yang harus bisa diatasi, dimulai dari kurangnya informasi mengenai objek tersebut, mulai dari rute yang harus ditempuh, kondisi jalan, medan yang harus dilalui, trek menuju lokasi apakah ada atau tidak. Susahnya mencari teman seperjalanan akibat kurangnya informasi yang dibutuhkan.

Jika sudah mendapat teman seperjalanan pun, maka belum tentu teman tersebut nyaman dengan jenis perjalanan tanpa kejelasan apapun ini. Belum lagi ketika berhasil sampai ke tempat tujuan, ternyata kurang menarik (tergantung penilaian masing-masing sih). Nah, lain lagi ceritanya kalau ternyata saking minimnya informasi, terutama mengenai rute dan medan yang harus dilalui, seringkali perjalanan hanya akan sebatas trial and error  alias coba-coba dan akhirnya gagal.

Bukan sekali dua kali saya mengalami kegagalan untuk sampai di tempat tujuan. Beberapa lokasi akhirnya berhasil saya datangi kembali dalam jangka waktu yang bervariasi, sebagian lagi bahkan sampai saat ini (Januari 2017) belum sempat saya coba cari lagi. Berikut beberapa tempat yang pernah saya coba datangi kemudian gagal dengan ceritanya.

Curug Cimarinjung

Curug Cimarinjug dan Curug Cikanteh
Jauh sebelum nama Geopark Ciletuh tenar seperti sekarang, saya dan beberapa teman sangat kesulitan mencari informasi dua air terjun ini, terutama Curug Cikanteh. Sekitar awal 2012, saya dan liam orang teman saya memutuskan untuk mendatangi sendiri Curug Cimarinjung dan Curug Cikanteh. Sebelumnya, dua air terjun ini tidak sengaja saya temukan di internet sekitar akhir 2011. Khusus untuk foto Curug Cikanteh, hanya berhasil saya temukan dua foto saja milik satu akun saja tanpa ada keterangan apapun. Berbekal hasil bertanya pada teman yang di Sukabumi yang memang kenal betul daerahnya dan modal nekat, berangkatlah kami berenam menuju Kecamatan Ciemas.

Masukan E-mail Anda Untuk Tetap Update Blog Satubumikita

ANDA PENGUNJUNG KE-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...